Banda Aceh - Universitas
Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh (UIN Ar-Raniry), kamis (18/6/2015) telah
meresmikan radio komunitas assalam pada frekuensi 107,9 FM di Fakultas Dakwah
dan Komunikasi. Yang dilaunching langsung oleh rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr.
H. Farid Wajdi Ibrahim, MA.
Jangkauan
siaran yang meliputi wilayah Banda Aceh, Aceh Besar (Lambaro, Mountasik,
Samahani, Indrapuri, Ajun, dan Lampeuneureut), dengan program siaran:
-Membaca berita
-Membaca informasi
-Menginformasikan relay/siaran langsung
-Menulis berita dan informs untuk penyiaran radio (Writing for Aural Communication)
-Teknik talk show
-Teknik interview
-Teknik reportase
Dan
jenis lagu yang diputar 60% religi Indonesia, 20% religi multibahasa, 15% tradisional/daerah,
5% lagu wajib nasional dan music lainnya. Dengan segmen music disesuaikan
dengan waktu dan program siaran.
Radio assalam merupakan tempat
menyampaikan informasi tentang kampus kepada public, baik bagi kampus sendiri
dan bagi masyarakat luar. Dengan berbagai even yang dilaksanakan oleh kampus
setempat, baik prestasi mahasiswi Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada ajang
tarbiyah fair yang menjuarai turnamen volley ball putri baru-baru ini.
Karena radio pada saat
ini sangat efektif selain mudah diakses dan telah dimilki oleh banyak orang,
baik dihandpone, dimobil dan hampir disetiap rumah masyarakat memiliki radio. Telah
mengudaranya radio tersebut maka langsung bisa diakses dengan frekuensi yang
telah ditentukan.
Tarek Pukat menurut istilah adalah suatu aktivitas yang dilakukan di pesisir pantai untuk menangkap ikan dengan menggunakan jala yang telah ditebar dilautan dengan menggunakan perahu nelayan, kemudian ditarik kedaratan secara bersama-sama. Jala tersebut terdiri dari seperangkat tali tambang, jaring yang terbuat dari benang besar, jaring yang terbuat dari tali senar.
Tarek yang berasal dari kata bahasa aceh bisa kita arti ke dalam bahasa indonesia yaitu tarik atau menarik. Pukat juga berasal dari Bahasa Aceh yang artinya alat penangkap ikan.
Jadi, menurut Bahasa Tarek Pukat adalah menarik alat tangkapan ikan ke daratan.
Tarek Pukat sudah turun temurun dari nenek moyang masyarakat Aceh. Hingga saat ini dapat kita lihat di pesisir pesisir Provinsi Aceh.
Maka jangan heran apabila anda memasuki daerah Nanggroe Aceh Darussalam banyak kapal nelayan di pesisir, karena Provinsi Aceh ini mayoritas masyarakatnya berprofesi nelayan atau pawang laot.
Di sisi lain masyarakat Aceh banyak juga yang berprofesi sebagai petani sawah dan kebun.
Provinsi yang dijuluki Seuramoe Mekah ini juga memiliki banyak budaya, adat dan kesenan tersendiri yang berbeda dengan daerah daerah lainnya.
Sehinga Tarek Pukat ini juga dimasukkan kedalam salah satu kesenian tradisi rakyat Aceh yaitu tarian Tarek Pukat.
Tarian Tarek Pukat ini adalah merupakan simbol dari aktifitas nelayan masyarakat Aceh seperti yang dijelaskan diatas
Taraian Tarek Pukat biasanya dilakukan oleh wanita dan laki-laki. Wanita yang membuat Pukat dari tali yang dirajut sambil menari dan dkembangkan, sedangkan laki laki istilahnya yang mengusir ikan agar masuk kedalam Pukat tersebut dan menarik pukat atau Tarek Pukat.
Tarian Tarek Pukat memakai baju tarian masing masing, serta di iringi dengan musik Rapa'i dan Seurunee Kalee beserta lagu tariannya.
Film pendek gara-gara kentut ini menceritakan empat orang mahasiswa yang se-kos kosan yang bertingkai gara gara kentut yang dianggap tidak sopan, karena kentut disaat kawannya lagi makan, lalu datang seorang sahabat yang menengahi pertingkaian tersebut. Akhirnya mereka bersahabat seperti dulu kala lagi.
Mula mula empat orang sahabat sedang mengerjakan tugas kuliah dikos pada malam hari.
Yang pertama Reza Fachlevi. Dia seorang kawan yang baik, lemah lembut juga rajin belajar, berkomunikasi dengan bahasa indonesia sedang mengerjakan tugas kuliah.
Lalu bertanya sahabat yang keduanya Rahmat Kurniawan dengan menggunakan komukasi bahasa indonesia medok aceh kepada Reza Fachlevi tentang apa yang sedang dikerjakannya dan Reza Fachlevi menjawab "sedang buat tugas mat" dengan nada lemah lembut.
Rahmat Kurniawan ini termasuk kawan yang lucu atau humoris, dia juga sering dibuli oleh kawan yang ketiganya Wanda karena komukasi bahasa indonesianya medok aceh juga karena tingkah lakunya lucu, meskipun dia lagi marah. Kawan yang keempatnya Defrizal, dia seorang kawan yang tidak banyak diam, yang penting jangan digangguin dia sudah aman, kadang kadang dia juga ketawa saat Wanda dan Rahmat Kurniawan buat lucu.
Pada paginya Reza Fachlevi bangun lebih awal daripada kawan-kawannya, seusai sholat subuh dia olah raga dengan mengendarai sepeda sambil sekalian membeli nasi bungkus untuk sarapan pagi. Tiba-tiba jumpa dengan seorang kawan dijalan yang bernama Herman, sempat berkomukasi diantara Reza Fachlevi dengan Herman. Dalam komukasinya Reza Fachlevi mengajak Herman untuk pergi main-main ke kos mereka.
Matahari mulai terbenam. Wanda baru bangun tidur langsung membuka tirai jendela, tiba-tiba bangun Rahmat Kurniawan langsung menerobos kekamar mandi, dengan liciknya Wanda, menstop Rahmat Kurniawan yang sudah kebelet mau buang hajat, diringkus saja oleh Wanda. Langsung masuk dia duluan ke kamar mandi, Rahmat Kurniawan kurniawan yang diluar kamar kamar mandi berteriak-teriak yang sedari tadi sudah kebelet buang hajat sontak terjaga Defrizal dari tidurnya dan menegur keduanya karena keributan. Setelah Wanda keluar dari kamar kamar mandi langsung giliran Rahmat Kurniawan menerobos kekamar tersebut.
Selepas keduanya buang hajat mereka duduk diteras halaman rumah kos, disitu mereka juga sempat bercanda karna air yang diminum Wanda pakai uang Rahmat Kurniawan dan mereka minum bersama sama air tersebut satu gelas berdua.
Sedang mereka becanda tiba tiba pulanglah Reza Fachlevi dari gowesnya, Mereka bertanya kepada Reza Fachlevi dari mana perginya, Reza Fachlevi menjawab dia baru pulang joging, tiba tiba Rahmat Kurniawan melihat nasi yang dibawa Reza Fachlevi disitu juga mereka bercanda dengan kata kata. Reza Fachevi hanya diam saja dan membuka sepatunya.
Lalu Wanda mengajak masuk kedalam kedua kawannya. Setelah mereka masuk kedalam Reza Fachlevi membuka bungkus makanannya untuk dimakan. Wanda mengajak Rahmat Kurniawan untuk memijat badan bergiliran.
Mula mula Rahmat Kurniawan memijat badan wanda, tiba tiba Wanda kentut keluar angin, sontak marah Reza Fachlevi yang lagi makan menegur Wanda dengan nada santai, kentut yang keduanya Reza Fachlevi juga menegur Wanda masih dengan nada santai.
Lalu mereka gantian memijat, kini giliran Rahmat Kurniawan dipijatin Wanda. Tiba tiba kentut pula Rahmat Kurniawan, yang sebelumnya Reza Fachlevi orangnya penyabar mendadak jadi emosi, langsung bangun Reza Fachlevi mendorong bahu rahmat yang lagi duduk dan memarahinya.
Setelah memarahi Rahmat Kurniawan Reza Fachlevi langsung minggat dari tempat duduknya dan meninggalkan nasi yang lagi dimakan. Sambil tutup hidung Wanda mengolok olok Rahmat Kurniawan karena bau kentutnya. Disitu juga terjadi keributan antara Rahmat Kurniawan dan Wanda.
Tiba tiba keluar Defrizal yang terbangun tidurnya dari kamar memarahi mereka berdua. mereka saling menyalahka.
Datanglah Sales penjual obat dari bandung, dia menawarkan segala macam obat. singkat cerita mereka berkumpul keempat empatnya juga Sales. Reza Fachlevi menawarkan obat tersebut yang pantas dikasih buat Rahmat Kurniawan karena dia banyak kentut. Rahmat Kurniawan meminta maaf kepada Reza Fachlevi karena sikapnya kentut disaat Reza Fachlevi lagi makan. Reza Fachlevi juga masih marah marah kepada Rahmat Kurniawan.
Karena mendengar mereka lagi bertengkar mulut, dengan terberit berit Sales tersebut langsung lari ketakutan.
Disaat mereka lagi bertengkar datanglah Herman kekos mereka. Setelah mendengar kronologis pertengkaran mereka lalu Herman mendamaikan keduanya sehingga mereka saling bermaafan.
Setelah saling memaafkan Defrizal mengajak semua kawan kawannya untuk pergi kepantai, mereka semua setuju kecuali Herman yang tidak bisa, karena Herman buru buru ketempat lain.
Mereka langsung bergegas kepantai dengan mengenderai sepeda motor. Sesampai mereka di[antai mereka merasakan angin sepoi sepoi dari pantai disitulah mereka terlihat kompak satu sama lainnya.
Note:
Film ini adalah salah satu tugas mata kuliah Perfilman Unit II jurusan KPI leting 2012 yang dibimbing oleh bapak Fauzan Santa
juga melibatkan kawan kawan unit II jurusan KPI leting 2012 lainnya seperti Ali Akbar sebagai cameraman, juga Reza Andika Putra sebagai scenario, Fadhil Muhadi sebagai sutradara dan banyak juga kawan kawan unit II yang tidak dapat kita sebutkan satu persatu lainnya yang telah ikut serta untuk mensukseskan pembuatan Film ini.
thank to: Buk Asmaul Husna MI yang telah menyemangati seluruh crew dalam pembuatan film ini.
Fenomena yang terjadi saat ini sangatlah banyak kita lihat di aceh dari segi keamaan masalah bom sarinah yang juga dikait-kaitkan dengan Aceh karena anggota teror bom sarinah pernah melatih di bukit jalin Jantho Aceh Besar, kontroversi pemberian amnesti kepada Din Minimi, politik masalah terganjalnya permasalahan Aggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) yang dikarenakan pihak DPRA meminta untuk menambah dana aspirasi 10 miliar, juga permasalahan seputar pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) 2017 di Aceh yang bursa calon gubernurnya sebagian besar diramaikan oleh elite eks Gerakan Aceh Merdeka (GAM), seperti Muzakir Manaf, Zakaria Saman, dan Irwandi Yusuf. Selain itu, Zaini Abdullah, Anggota Tuha Peuet PA yang kini menjabat Gubernur Aceh pun mengisyaratkan akan maju lagi.
Tidak habis-habisnya permasalahan di Aceh. pemerintah Aceh bukan lagi memperhatikan nasib rakyatnya yang masih sengsara tidak lain hanya untuk kepentingan pribadi masing-masing bagaimana caranya itu yang dipikirkan. Jadi,rakyat yang sengsara akibat ulah pihak pemerintah yang berbuat semena-mena terhadapnya jadi mulai marah terhadap pemerintah.
Maka timbullah kasus pemberontakan terhadap pemerintah seperti yang dilakukan Nurdiin Ismail atau yang sering disebut Din Minimi. Din Mini mengangkat senjata hanya untuk menuntut kebijakan pemerintah agar pemerintah memperhatikan tentang kemakmuran terhadap rakyat aceh’
Ini dia diantaranya tuntutan kelompok din minimi semasa masih bergerilia didalam gunung:
Meminta agar proses reintegrasi kombatan dilakukan secara menyeluruh kepada seluruh kombatan bersenjata, maupun sipil GAM sesuai dengan MoU Helsinki.
Meminta pimpinan GAM dan Pemerintah Aceh agar memberikan perhatian kepada korban konflik, serta merehabilitasi hak-hak korban konflik.
Meminta agar Pemerintah Aceh dan Pemerintah RI segera merealisasikan butir-butir MoU Helsinki termasuk pembentukan Komisi Bersama Penyelesaian Klaim yang sedang digugat YARA (Yayasan Advokasi Rakyat Aceh). Organisasi itu dipimpin oleh Safaruddin yang juga pengacara kelompok Din Amini.
Meminta kepada aparat kepolisian dan TNI untuk menghormati perjuangan mereka dalam menuntut keadilan dalam bingkai perdamaian yang telah ditandatangani di Helsinki.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso turun langsung bernegosiasi dengan kelompok bersenjata Din Minimi, pecahan GAM. Ia terbang ke Lhokseumawe, Aceh, lalu pergi ke sebuah tempat yang berjarak tempuh selama tiga. Tiba di persembunyian kelompok Din Minimi, Sutiyoso berdiskusi. Rembukan membuahkan hasil. Kelompok Din Minimi yang beranggotakan 120 orang sepakat berdamai. Juga menyerahkan diri.
Kemudian pihak Din Mnimi mengajukan tuntuntukan lagi di antaranya:
Yang pertama mereka meminta reintegrasi butir butir Mou Helsinky segera dituntaskan.
Yang kedua Yatim piatu yatim piatu di Aceh harus dipeliharakan oleh pemerintah daerah aceh.
Yang ketga Para inoeng inoeng balee di Aceh harus diperhatikan kesejahteraannya.
Yang empat mereka menuntut kepada pemerintah pusat agar KPK bisa turun ke Aceh guna untuk menyelidiki kasus korupsi yang terjadi di Aceh hingga tuntas
Yang kelima agar yang nantinya pada pemilu 2017 ada peninjau independent.
Yang keenam Din Mini meminta agar seluruh anggotanya yang sudah menyerahkan diri harus diberi Amnesti kepada seluruhnya.
Setelah 120 anggota Din Mini menyerahkan diri. Din Mini mengaku ada 3 anggota mereka yang belum menyerahkan diri atau mereka kabur saat anggota semua menyerah. Baru baru ini diketahui anggota Din Mini yang belum menyerahkan diri atau kabur itu adalah Abu Rimba.
Abu Rimba mengatas namakan kelompoknya Tentara Rakyat Aceh Keadilan (TRAK), kelompok bersenjata di Aceh ini menyatakan diri pecahan dari kelompok bersenjata Din Minimi hingga kini masih tetap bertahan di kawasan Pegunungan Pantai Barat Aceh.
Abu Rimba nama panggilan dari maimun ini juga menegaskan, TRAK mengangkat senjata murni karena ingin memperjuangkan hak warga Aceh, khususnya korban konflik dan para kombatan Gerakan Aceh Merdeka yang selama ini tidak mendapat perhatian dari Pemerintahan Aceh
Mereka menyatakan kelompoknya lebih dari 3 seperti yang dikatakan Din Mini malahan mereka memiliki ada 40 orang anggota yang masih tetap bertahan digunung.
Abu Rimba menyatakan “Walau Din Minimi sudah menyerah, kami tidak akan menyerah dan terus mengangkat senjata sebelum tuntutan kami dikabulkan oleh Pemerintah Aceh dan Pemerintahan Pusat,”
TRAK ini murni mereka memperjuangkan hak rakyat aceh terhadap pemerintah bukan untuk kepentingan pribadinya semata. Tuntutannya sama halnya dengan tuntutan Din Minimi juga.
Abu Rimba juga menegaskan “Kami angkat senjata bukan untuk merampok atau melakukan aksi kriminal di Aceh, gerakan kami murni untuk menuntut hak warga Aceh di antaranya: hak anak yatim, janda korban konflik, lapangan kerja untuk mantan kombatan GAM dan bendera bulan bintang segera disahkan oleh Pemerintahan Pusat,”
Mereka akan menyerahkan diri kalau pihak pemerintah Aceh benar benar merealisasi semua tuntutannya.
Maka disini dapat kita simpulkan bahwa, Pemerintah Aceh Biang Keladi Kekacauan. Karena kalau mereka benar benar memperhatikan kemakmuran daerah dan kemakmuran rakyat serta menunaikan janji-janjinya masa kompanye maka pasti kekacauan tidak akan pernah terjadi di Aceh. Salah satunya janji janjinya yang belum direalisasi adalah Rp. 1juta/KK, janji ini adalah yang selalu di mimpi mimpikan oleh rakyat Aceh.
Perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas
Susunan yang teratur dari pandangan, teori, asas, dan sebagainya
Metode
Pengertian Sistem
Menurut Leon Duguit, sistem adalahAturan tingkah laku para anggota masyarakat, aturan yang
daya penggunaannya pada masa tertentu diindahkan oleh suatu masyarakat sebagai
jaminan dari kepentingan-kepentingan bersama dan jika dilanggar menimbulkan
reaksi bersama terhadap orang yang melakukan pelanggaran. Pengertian Hukum
Satjipto Raharjo menyebutkan bahwa Hukum adalah Norma-norma yang
berisi petunjuk-petunjuk tingkah laku, ia merupakan pencerminan dari kehendak
manusia tentang bagaimana seharusnya masyarakat dibina dan kemana harus
diarahkan. Karena itu hukum mengandung rekaman dari ide-ide yang dipilih oleh
masyarakat tempat hukum itu diciptakan. Ide-ide ini adalah ide mengenai
keadilan.
Media, sama seperti institusi-institusi lainnya di Amerika,
berubah akibat perkembangan demokrasi, revolusi industri dan teknologi, serta
bermunculan kota-kota
.
Revolusi teknologi meningkatkan ukuran dan efisiensi media
cetak, serta memunculkan aneka media baru seperti film, radio dan televisi.
Secara
perlahan-lahan namun efektif, media membentuk pandangan pemirsanya terhadap
bagaimana seseorang melihat pribadinya dan bagaimana seseorang seharusnya
berhubungan dengan dunia sehari-hari.
MEDIA
SEBAGAI PEMBUJUK
Ada 3 macam jenis persuasi media:
IKLAN
ANJURAN-ANJURAN DALAM
TAJUK RENCANA, KOLOM OPINI, DAN ARTIKEL-ARTIKEL INTERPRETATIF YANG MENDORONG
PEMBACA UNTUK MENGAMBIL KESIMPULAN TERTENTU.
ARTIKEL INFORMATIF ATAU
HIBURAN YANG SECARA TERSIRAT MENGANDUNG BUJUKAN TERSIRAT.
Dampak
Positif Media Massa
Media
memiliki cara untuk menunjukkan kepada kita informasi yang tersusun rapi dalam
berita.
Kita
memiliki rasa atas apa yang terjadi disekitar kita dan juga tentang segala
sesuatu di tempat lain. Kita dapat melihat dunia melalui media. Mendapat
pengetahuan tentang apa yang terjadi disana tanpa harus berada disana.
Media
dalam segala bentuknya dapat memperkenalkan cara berpikir kreatif yang dapat
membantu kita memperbaiki diri dengan cara yang berbeda, baik itu dalam
kehidupan pribadi atau pekerjaan kita.
Media
juga dapat membantu kita berhubungan dengan orang lain di seluruh dunia dan
menjadi lebih terbuka serta memahami budaya bangsa lain.
Dampak
Negatif Media Massa
Kekerasan
merupakan faktor utama yang terlihat dan berpotensi menjadi penghasut yang
berbahaya pada khalayak muda.
Pada
saat ini, informasi yang dilaporkan mungkin tidak otentik dari setiap sudut.
Oleh sebab itu, mungkin akan ada salah tafsir terhadap situasi.
Berita
dapat dimanipulasi untuk mempengaruhi pikiran penonton.
Sebuah
peristiwa tertentu yang menyajikan gaya hidup mewah dapat menanamkan cita-cita
yang salah di kalangan anak-anak.
Sensasionalisme
yang tidak perlu dari sebuah isu dapat memproyeksikan informasi yang salah
kepada publik.
Pesan
menyesatkan mengalihkan pikiran menuju jalan yang salah.
SUBLIMINAL
MESSAGE
suatu
pesan yang diselipkan pada sebuah objek untuk mempengaruhi pola pikir audience
(dalam pengaruh alam bawah sadar), subliminnal message ini biasa digunakan
dalam dunia periklanan (advertising) atau digunakan dalam dunia politik sebagai
bahan propaganda
Media adalah Medium, penengah atau penghubung. Dan mediasi bermakna
suatu usaha untuk menengahi atau menyelesaikan masalah dengan cara menjadi
penengah atau menghubungkan satu pihak dengan pihak lain
Massa adalah Sesuatu yang tidak pribadi, yang tidak personal, melainkan
sesuatu yang berhubungan dengan orang banyak, juga sering disebutkan dengan istilah khalayak.
FUNGSI MEDIA
•INFORMASI
•AGENDA
•PENGHUBUNG ORANG
•PENDIDIKAN
•MEMBUJUK
•MENGHIBUR
HUKUM MEDIA ATAU MEDIA LAW
hukumyang mengaturtentanghakdankewajibanparapraktisi(journalist, broadcaster, editor, produser, atausiapapunjuga yang mempublikasikansuatupesan/berita ) ataulebihkepadabagaimanahukummengaturmanusiamenggunakan media dalammengomunikasikangagasandankaryaciptanya